Surja Wahjudianto

Buat Presentasi Anda Lebih Didengar

Majas, Senjata Ampuh untuk Membuat Kata-Kata Menjadi Berdaya

Anda masih ingat pelajaran sekolah mengenai majas atau gaya bahasa kan? Ya, dimana lagi kalau bukan di pelajaran Bahasa Indonesia!

Tapi mudah-mudahan Anda tidak seperti saya. Saya dulu tidak suka dengan pelajaran mengenai majas ini. Selain istilahnya menurut saya aneh-aneh, jumlahnya lumayan banyak. Ada puluhan majas yang diajarkan dan kita disuruh menghafalkannya. Sudah gitu, saat ulangan kita mesti bisa memberikan contohnya masing-masing. Duh!

Sekarang saya baru menyadari, ternyata majas sangat berguna sekali. Majas juga bisa dan sangat bagus untuk diterapkan dalam presentasi. Majas berguna untuk membuat kata-kata yang biasa menjadi luar biasa. Majas menjadikan presentasi Anda berbobot dan berdaya.

Berikut ini akan kita bahas mengenai majas yang kerap digunakan dalam pidato atau presentasi: majas metafora, majas simile, majas anafora, dan triad.

Majas metafora adalah majas yang mengumpamakan satu hal dengan yang lainnya. Disini perumpamaannya adalah langsung, tidak pakai kata-kata seperti, bagaikan, atau ibarat.

Contoh:

Korupsi adalah kanker bagi negeri ini.

Kekayaannya adalah tuhan bagi dirinya.

Nafsunya adalah bahan bakar dalam hidupnya.

Majas simile adalah majas yang mengumpamakan satu hal dengan hal lainnya dengan menggunakan kata-kata seperti, laksana, atau ibarat.

Contoh:

Presentasi yang baik itu ibarat rok mini. Panjangnya mesti cukup untuk menutup (meng-cover) yang penting-penting, namun pendeknya cukup untuk menjadikannya menarik.

Telepon genggam kini bagaikan candu. Setiap saat, setiap waktu kita menggunakannya. Kalau tidak kita akan ketagihan.

Majas anafora adalah majas yang dibentuk dengan mengulang kata atau kelompok kata pada baris atau kalimat berikutnya.

Contoh:

“Anak-anak itu tidak butuh hartamu. Mereka lebih butuh perhatian darimu, kepedulian darimu, dan kasih sayang darimu.”

“Olah raga adalah salah satu kunci menuju hidup bahagia. Dengan olah raga kita menjadi sehat, dengan olah raga kita senantiasa semangat, dan dengan olah raga kita lebih banyak menebar manfaat.”

“Salah satu budi pekerti yang mesti kita lestarikan adalah mengucapkan terima kasih. Mengucapkan terima kasih menyenangkan bagi yang menerima. Mengucapkan terima kasih membanggakan bagi yang mengucapkannya. Mengucapkan terima kasih mempererat hubungan antar sesama.”

“Tertawa itu banyak manfaatnya. Tertawa menunjukkan kita bahagia, tertawa juga bisa membuat orang lain bahagia, dan tertawa juga bisa menyehatkan bagi yang melakukannya.”

Triad adalah ide atau poin yang dikelompokkan menjadi tiga. Triad sebetulnya bukan majas, tetapi jenis perangkat retoris lain. Dimasukkan di bagian ini karena triad juga bisa dipakai untuk mempercantik dan memoles kata-kata kita.

Contoh:

“Kepanasan, kehujanan, dan kelaparan adalah derita yang dia alami sehari-hari.”

“Mengajar, mendidik, dan mengasuh adalah tugas utama seorang guru.”

“Ciri-ciri pribadi yang unggul adalah kesabaran, keuletan, dan pantang menyerah.”

Sekarang mari kita lihat contoh-contoh dari kalimat yang biasa berikut ini dan kita ubah menjadi kalimat yang luar biasa:

1. Asli: Sikap menunda-nunda itu tidak baik. Ia merugikan masa depan kita.

Revisi: Sikap menunda-nunda itu racun. Ia meracuni masa depan kita. (majas metafora)

2. Asli: Bangun lebih awal itu baik. Kita semua dianjurkan untuk melakukannya.

Revisi: Bangun lebih awal itu seperti mendapat bonus waktu. Mereka yang melakukannya jadi seperti punya waktu lebih banyak. (majas simile)

3. Asli: Senyuman itu memberi banyak manfaat. Maka tersenyumlah lebih sering.

Revisi: Senyuman itu mengakrabkan, senyuman itu menentramkan, senyuman itu jugamembahagiakan. Maka tebarkanlah senyuman, lebih sering. (majas anafora)

4. Asli: Terlalu banyak nonotn TV itu merugikan kita.

Revisi: Terlalu banyak nonton TV itu membuang-buang waktu, membuat kita malas, dan menumpulkan daya kreasi kita. (triad)

Pertanyaan:

Majas apa yang paling menarik bagi Anda dan akan Anda gunakan dalam presentasi Anda berikutnya? Bagikan di kolom komentar berikut ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *