Surja Wahjudianto

Buat Presentasi Anda Lebih Didengar

Jangan Lakukan Ini saat Memutar Video Klip dalam Presentasi Anda

 

Apakah Anda merencanakan untuk memutar satu video klip singkat di dalam presentasi Anda yang akan datang?

Bagus! Itu karena video klip dikenal sebagai alat yang efektif untuk memperkuat dan memperjelas pesan yang Anda sampaikan dalam presentasi. Di samping itu, video klip membuat presentasi Anda jadi lebih menarik dan tidak membosankan.

Namun ada satu hal yang tidak boleh Anda lakukan saat memutar video klip. Kalau hal ini Anda lakukan, dampaknya akan buruk buat presentasi Anda. Hal apakah yang tidak boleh dilakukan itu?

Yang tidak boleh Anda lakukan itu adalah:

Memutar video sambil memberikan penjelasan.

“Yaaah, itu sih sudah pasti. Hal seperti ini saja kok dibahas!”

Kalau Anda memberi komentar seperti di atas, saya malah senang. Itu berarti kita sepaham. Itu berarti Anda termasuk orang yang sadar bahwa memberi penjelasan saat memutar video justru kontraproduktif bagi presentasi Anda.

Masalahnya tidak semua orang menyadari akan hal ini. Saya perlu menulis ini karena terlalu sering saya menyaksikan pembicara dalam suatu training atau seminar melakukan kesalahan ini. Padahal pembicara-pembicara itu bukanlah anak kemarin sore yang cuma kebetulan diminta untuk berbicara. Mereka adalah orang-orang yang berprestasi di bidangnya dan sering diundang menjadi pembicara.

Tentu para pembicara yang melakukan itu sebetulnya bermaksud baik. Mereka ingin membantu audiensnya memahami isi dalam tayangan video itu dengan lebih baik. Cuma mereka lupa kalau penjelasan saat video ditayangkan sebetulnya malah mengganggu alih-alih membantu.

Perhatian audiens jadi terpecah. Di satu sisi mereka harus fokus menyaksikan tayangan video, di sisi lain mereka harus mendengarkan penjelasan pembicara. Ini sama halnya dengan saat Anda menonton film di bioskop lalu teman di sebelah Anda berceloteh panjang lebar tentang apa yang sedang Anda tonton. Menjengkelkan bukan?

Apa tidak perlu penjelasan?

Penjelasan tentu saja diperlukan, terutama tentang bagaimana kaitan antara tayangan video tersebut dengan pesan yang Anda sampaikan. Hanya Anda perlu tahu kapan saat yang tepat untuk menyampaikannya.

Kapan saat yang tepat?

Saat terbaik, tentu saja, adalah sesudah tayangan video. Di sini Anda bisa mengulas lebih dalam isi tayangan video tersebut, terutama di bagian yang bisa disalahartikan oleh audiens. Dan, yang terpenting, Anda kaitkan pesan dalam video tersebut dengan poin presentasi Anda.

Penjelasan sebelum video ditayangkan juga diperlukan. Ini berfungsi sebagai prolog untuk membantu audiens mendapatkan gambaran awal tentang video yang akan Anda tayangkan. Untuk keperluan ini penjelasan Anda cukup satu atau dua kalimat saja.

Dengan cara demikian, video yang dengan susah payah Anda siapkan bisa berfungsi maksimal. Audiens gembira dan pesan Anda meninggalkan kesan di benak mereka.

Apakah Anda pernah hadir dalam seminar dan melihat pembicara berbicara saat video ditanyangkan? Atau malah Anda sendiri yang melakukan hal itu, memberikan penjelasan saat menayangkan video klip? Apa yang Anda rasakan? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar berikut agar pembaca yang lain bisa belajar dari Anda juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *